Pertama, hidup tanpa target sama seperti sayur tanpa garam. Hambar karena tidak ada yang memberi rasa. Tidak ada yang membuat anda terdorong untuk mencapai apa yang anda inginkan. Orang yang menjalani hari-harinya tanpa target akan merasa bosan. Mereka tidak tertantang untuk mencapai sesuatu. Dari hari ke hari aktivitasnya sama saja, kehidupannya berjalan ditempat saja. Kehadiran target membuat orang merasa tertantang untuk mendapatkan apa yang dicita-citakannya.
Kedua, orang tanpa target seperti orang yang berjalan tak tentu arah, berjalan sesukanya saja tanpa ada yang dituju. Hidup tanpa target sama artinya dengan hidup tanpa tujuan. Ini sangat berbahaya. Seperti seorang musafir yang melakukan perjalanan tanpa mengetahui negeri yang ditujunya. Energi yang dia keluarkan untuk sepanjang perjalanan menjadi sia-sia. Tidak membuahkan hasil apa-apa selain lelah dan rugi (rugi waktu, energy dan harta).
Ketiga, orang yang hidup tanpa target sama seperti orang yang tidak memiliki pegangan. Seperti pohon ilalang di atas tebing, kemana dibawa angin kesanalah arahnya bergerak. Dia cenderung mengikuti apa yang dilakukan orang lain tanpa mengetahui eksistensinya.
Keempat, target memotivasi anda. Target yang telah anda susun. Langkah-langkah yang telah anda tetapkan itu akan membuat anda untuk selalu mengejar dan menuntaskannya.
Kelima, target memunculkan keinginan untuk melakukan act. Sehingga tidak ada lagi orang yang mengeluh karena merasa tidak bahagia dengan apa yang dimilikinya.
Keenam, target mendekatkan anda dengan cita-cita. Orang yang berorientasi harta pastilah dia akan membuat target yang bisa mengantarkannya untuk memiliki harta. Misalnya dengan menargetkan membuka perusahaan ataupun berdagang. Begitu juga jika seseorang berorientasi ke akhirat maka harus mengerahkan visi dan misi kepada hal-hal yang bisa mengantarkannya kesana, misalnya dengan rajin melakukan ritual keagamaan.
Ketujuh, dengan target seseorang akan terdorong membuat rencana-rencana. Dalam membuat perencanaan tidak perlu menunggu orang lain yang membuatkan perencanaan untuk anda, tapi belajar sendiri karena hanya anda yang lebih mengerti dengan diri anda.
Kedelapan, membantu dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki. Dengan adanya target maka orang belum merasa puas bila tidak bisa mencapai targetnya itu. Maka dia tidak akan menyerah sebelum berhasil. Untuk mencapainya maka seluruh potensi akan dikerahkannya.
Kesembilan, membantu dalam mengevaluasi tingkat keberhasilan diri. Dengan mengetahui sampai sejauh mana anda melangkah, anda bisa menilai tingkat keberhasilan anda. Kebanyakan orang gagal dalam mencapai cita-cita mereka karena kurang control atau evaluasi tingkat kemajuan sudah dicapai.
Kesepuluh, target membuat orang bersemangat dalam menjalani hidup. Orang yang tidak memiliki orientasi cenderung berbuat dengan asal-asalan. Sedangkan orang yang memiliki target melakukan sesuatu dengan serius dan tidak gampang menyerah.
So, apa target anda ???
Dikutip dari buku 3 Kunci Sukses (Thinking – Acting – Praying) --- Penulis FITRIA ZELFIS





0 comments:
Post a Comment